Macam-Macam Riba

Secara umum, macam-macam riba terbagi menjadi dua jenis, yakni riba buyu‘ (jual beli) dan riba ad-duyun (utang piutang). 

Riba Buyu‘ (Jual Beli)

Dalam macam-macam riba, ada enam jenis barang yang masuk dalam kategori barang ribawi, yakni emas, perak, gandum halus, gandum kasar, kurma dan garam.

Ada tiga macam-macam riba dalam kondisi jual beli, yaitu:

1. Riba Fadhl

Jenis riba ini terjadi tatkala terjadi kegiatan jual beli atau pertukaran barang-barang ribawi namun dengan kadar atau takaran yang berbeda.

Contoh kasusnya: Menukar emas 24 karat dengan 18 karat, atau menukar pecahan uang sebesar 100 ribu dengan pecahan dua ribu namun jumlahnya hanya 48 lembar, sehingga total uang yang diberikan hanya 96 ribu.

2. Riba Yad

Riba yad terjadi saat proses jual-beli barang ribawi maupun non ribawi disertai penundaan serah terima kedua barang yang ditukarkan atau penundaan terhadap penerimaan salah satunya.

Riba yad terjadi ketika proses transaksi tidak menegaskan berapa nominal harga pembayaran. Jadi, saat proses tersebut, tidak ada kesepakatan sebelum serah terima.

Contoh kasusnya, ada orang yang menjual motor dan menawarkan barang seharga 12 juta jika dibayar tunai, namun jika dicicil menjadi 15 juta. Baik si penjual maupun pembeli sama-sama tidak menyepakati berapa jumlah yang harus dibayarkan hingga akhir transaksi.

3. Riba Nasi’ah

Riba nasi’ah terjadi tatkala ada proses jual-beli dengan tempo tertentu. Transaksi tersebut dilakukan dengan dua jenis barang ribawi yang sama namun dengan penangguhan penyerahan atau pembayaran.

Contoh kasusnya, si B membeli emas dengan jangka waktu dan tempo yang ditentukan, baik dilebihkan atau tidak. Padahal seharusnya jika sudah membeli emas, ia harus membelinya kontan atau menukarnya secara langsung.

Contoh lainnya, misal ada dua orang yang ingin bertukar emas 24 karat. Pihak pertama sudah memberikan emas pada pihak kedua. Namun pihak kedua mengatakan baru akan menyerahkannya sebulan lagi. Kondisi ini masuk dalam kategori riba nasi’ah. Karena harga emas bisa saja berubah sewaktu-waktu.

source:merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *