Apa itu riba? Riba adalah penambahan nilai pada pertukaran barang yang bertujuan untuk mencari keuntungan.

Riba dalam hukum islam adalah termasuk salah satu dosa besar. Riba adalah penambahan sejumlah harta yang sifatnya khusus. Kalau diambil arti menurut Bahasa Riba artinya penambahan.

Menurut Sayyid Quthb dalam buku tafsir ayat-ayat Riba, pengertian riba secara spesifik adalah penambahan utang yang sudah jatuh tempo. Secara umum pengertian riba adalah penambahan nilai barang tertentu dan penambahan jumlah pembayaran pada utang.

Dalam praktiknya, pelarangan riba dalam islam dilakukan secara bertahap sama seprti ketika melarang khamr atau minuman keras. Karena dulu di zaman jahiliah, praktik riba dilakukan secara terang-terangan sehingga apabila dilarang secara langsung akan menimbulkan penolakan dan perpecahan.

Kemudian seiring berjalannya waktunya, pada akhirnya praktik riba benar-benar dilarang.

Sesuai hadist riwayat Muslim, Ahmad, Abu Daud dan At Tirmidzi. Jabir bin Abdullah RA berkata:

“Rasullulah SAW melaknat pemakan riba dan yang memberi makan riba, juga saksi dan penulisnya. Semua sama saja.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud dan At Tirmidzi)

Macam-macam riba
Secara umum terdapat tiga jenis riba yaitu riba fadhl, riba nasi’ah dan riba al-yadh.
1. Riba fadhl
Riba fadhl yaitu penambahan nilai pada pertukaran barang yang bertujuan untuk mencari keuntungan.
Contohnya cicin emas 24 karat seberat 5 gram ditukar dengan emas 24 karat seberat 4 gram, penambahan itulah yang dinamakan riba.

2. Riba nasi’ah
Riba nasi’ah yaitu penangguhan penyerahan atau penerimaan jenis barang riba yang dipertukarkan dengan jenis barang lainnya.
Contohnya membeli buah-buahan yang masih kecil, lalu penyerahannya dilakukan setelah buah-buahan menjadi besar atau bisa dipetik.
3. Riba al-yadh
Riba al-yadh adalah riba yang terjadi dengan melakukan jual beli barang riba disertai dengan penundaan barang yang ditukar kepada penerima riba.
Baca juga:  10 Cara Ampuh Mendapatkan Mood Booster Saat Bad Mood
Sangat tegas didalam Al-Qur’an, hukum riba adalah haram. Menurut Ahmad Sarwat ditulis dalam bukunya ‘kiat-kiat syar’I hindari riba’, pelaku riba akan diperangi oleh Allah SWT.

saintif.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *